Infeksi
bakteri pada dinding membran sinus yang teletak dibawah tulang tenggkorak
diatas, dibelakang dna dibawah mata yang berhubungan secara bersamaan dengan
hidung dan saluran pembuangan.
Penyebab
sinusitis yaitu masuknya bakteri taua virus pada dinding sinus.Selain itu
individu yang memiliki saluran pembuangan yang terlalu kecil untuk menampung
hasil sekresi sinus dapat juga terkena sinusitis. Sinusitis dapat dipicu oleh
hasil produksi sekresi cairan sinus yang menyebabkan demam serta iritasi pada
asap rokok.
Gejala
sinusitis biasanya seperli keluarnya cairan atau lendir dari hidung dan
tenggorokan, nyeri pada wajah, sakit kepala, demam, dan kelelahan.
Sinusitis
maksila banyak dijumpai mengingat faktor drainase yang kurang baik (Karena
ostium terletak didekat atap). Dan posisi ostium yang lebih rendah dibanding
ostium sinus yang lain. Penyakit sinusitis juga terjadi akibat infeksi akut
yang tidak diobati dan adanya faktor keradangan pada gigi.
Patologi
yang terjadi adalah degenarsi pada mukosa sinus berupa kista, polip, dan
metaplasia epitel dan tidak ada hubungannya dengan tulang.
Gejala
penyakit sinusitis ini tidak jelas dan tidak banyak sehingga sering kali tidak
diperhatikan penderita.Keluhan yang paling banyak dikemukakan adalah sekret
pada hidng yang mukopurelen dan berbau. Penderita terkadang juga mengeluh dibagian
hidung.
Pengobatan
penyakit sinusitis maksila kronik pada prinsipnya snagat sama dengan sinusitis
maksila akut yaitu dengan irigasi sinus. Jika ditemukan adanya gigi yang sakit,
penderita dirujuk ke dokter gigi.
Irigasi
sinus meskipun telah dilakukan berulang kali lebih dari 5 kali, belum juga
sembuh. Pada keadaan demikian dipertimbangkan untuk operasi.
Pengobatan
secara tradisional Penyakit Sinusitis:
- 10 gr jahe dijus dan dula merah, air secukupnya lalu diminum.
- 5batang berserta akar daun bawnag putih diambil bagian putihnya saja, lalu dipotong-potong, 50 cc susu murni lalu ditim hingga daun bawang menguning. Airnya diminumkan kepada anak 2-3 kali perhari.
- 10 gr Umbi garut, 30 gr kacang hijau, gila batu secukupnya dijadikan bubur lalu dimakan.
Sinusitis
adalah peradangan rongga hidung bagian atas. Sinusitis disebabkan oleh segala
sesuatu yang menganggu atau menghambat aliran udara kedalam rongga hidung atau
keluarnya mukus cairan hidung keluar dari hidungnya. Misalnya mengerasnya ingus
yang keluar dari hidung, penyakit tertentu atau kurangnya kelembapan udara.
Adanya hambatan dalam rongga hidung ini menyebabkan mukus hidung atau ingus.
Penyakit
sinusitis dapat diatasi dengan pemberian antibiotik oleh dokter. Pencegahan
dapat dilakukan dengan menghidari faktor-faktor yang menyebabkan penyakit
sinusitis.
Sinusitis
yang sudah lama, nanah tertimbun didalam rongga disekitar hidung. Bau busuk
dari nanah yang tertimbun disana yang akan menyebarkan bau yang keluar dari
mulut.
Penyakit
sinusitis umumnya menyerang rongga dahi yang terletak diatas kedua mata dan
rongga rahang atas terletak dibawah hidung.
Keberadaan
sinus-sinus dilapisi oleh selaput yang menghasilkan lendir yaitu suatu bagian
yang melindungi alat pernapasan agar tidak kekeringan dan teriritasi. Selaput
lendir juga berfungsi menyerang debu yang dihisap oleh hidung.
Jika konsisi
tubuh sedang prima, lendir sinus akan mengalir keluar-mauk dengan leluasa,
tanpa hambatan.Sumbatan terjadi ketika sedang flu atau alergi. Pada
lendir-lendirb yang mampet inilah bakteri dan kuman-kuman berkumpul. Jika
dibiarkan berlarut-larut menyebabkan infeksi dengan gejala seperti pusing,
demam, nyeri wajah, bau busk ingus yang mengalir ke kerongkongan dan lain-lain.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar