Selasa, 24 September 2013

Tanda-Tanda Sakit Sinusitis

Sinusitis muncul karena penyakit tersebut menyerang sinus yaitu rongga yang terdapat dibagian organ kepala. Ada beberapa sinus yang terdapat pada kepala yaitu sinus yang terletak di atas kedua mata, sinus yang terletak dibawah kedua lubang hidung dan sinus yang terletak dikedua lubang hidung itu sendiri. Penyakit sinusitis umumnya menyerang rongga dahi yang terletak diatas kedua mata dan rongga rahang atas yang terletak dibawah hidung. 


Sinusitis memang bukan penyakit yang berbahaya tetapi cukup menjengkelkan. Penyakit ini dapat dihindari dengan cara memelihara sinus-sinus agar tetap terbuka. Sumbatan-sumbatan harus disingkirkan baik berupa pilek maupun alergi.
Berikut ini adalah upaya pencegahan sinusitis yang efektif untuk mengurangi penderitaan bahkan mengatasinya yaitu :
  1. Berhenti merokok jika penderita seorang perokok. Rokok tidak hanya musuh untuk jantung dan paru-paru tetapi juga sinus. Rokok berefek mengeringkan selaput lendir lunak di dalam saluran lendir. Oleh karena itu wajar terjadi jika seorang perokok mudah terkena flu . Mandi air hangat sedikit lebih lama sangat baik bagi penderita sinusitis. Uap hangat yang terembus dari air mandi ini akan mencairkan dahak yang kenatl dan sulit dikeluarkan. Mandi sauna juga sangat baik bagi penderita sinsuitis.
  2. Minum banyak akan mengencerkan dahak. Jika dahak lebih encer semakin kecil kemungkinan terajdinya sumbatan pada sinusitis.
  3. Obat-obatan dekongestan yang dihisap dihirup berupa pil atau obat semprot dapat membantu penderita sinusitis. Dekongestan menghindarkan sinus-sinus yang tersumbat dari infeksi karena efeknya mengeringkan jaringan-jaringan hidung yang membegkak.
  4. Obat semprot tidak dapat digunakan terlalu lama karena dapat membaut iritasi dinding halus pada hidung. Penggunaannya sekitar seminggu atau sesuai petunjuk dokter. Namun jika pemakaian dihentikan sebelum waktunya, dinding-dinding tersebut dapat kembali tersumbat.
  5. Jangan bersin kuat-kuat karena dapat merangsang penyakit sinus.
  6. Penderita sinus perlu lebih cermat merawat kesehatan gigi, gusi karena ada kalanya kuman-kuman yang terdapat di gigi dan gusi menyebrang ke sinus.
  7. Olahraga angkasa dan lutut seperti terjun payung, menyelam, ski berenang, dan selancar hendaknya dihindari agar tidak timbul perubahan tekananan di dalam kepala yang menyebabkan ingus sulit dikeluarkan.
  8. Tangan harus sering dicuci walaupun jarak tangan dengan sinus relatif sangat jauh. Sering terjadi sinus berlangsung setelah seseorang yang terkena flu atau pilek yang tidak sembuh-sembuh. Virus pilek sering terbawa oleh tangan yang kotor.
Tidak ada pantangan makanan bagi penderita sinusitis. Yang terpeting adalah gizi yang cukup dan seimbang. Makanan yang pedas sangat baik tentu saja bagi penderita sinusitis yang sangat menyukai rasa pedas asalkan makanan pedas itu tidak menyebabkan diare. Makanan pedas dapat membuat sinus yang tersumbat dahak terbuka. Bahan kimia kapsin yang terkandung dalam cabai akan merangsang saraf-saraf dimulut dan tenggorokan sehingag memacu hidung mengeluarkan sinus. Oleh karena itu sewaktu kepedasan ingus sering keluar dari hidung. 

Penderita yang tidak menyukai pedas dapat menempuh cara lain seperti makan-makanan yang hangat. Misalnya sup ayam, soto, bakso atau sejenisnya.

Pengobatan Penyakit Sinusitis : 

Resep I
  1. Bahan-bahan: 10-15 gram sambiloto kering, 2 siung bawang putih , madu secukupnya.
  2. Cara membuat : Cuci bersih semua bahan-bahan, rebus dengan air 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring. Kemudian tambahkan madu lalu diminum 2 kali sehari.

Penyebab Penyakit Sinusitis

Infeksi bakteri pada dinding membran sinus yang teletak dibawah tulang tenggkorak diatas, dibelakang dna dibawah mata yang berhubungan secara bersamaan dengan hidung dan saluran pembuangan. 


Penyebab sinusitis yaitu masuknya bakteri taua virus pada dinding sinus.Selain itu individu yang memiliki saluran pembuangan yang terlalu kecil untuk menampung hasil sekresi sinus dapat juga terkena sinusitis. Sinusitis dapat dipicu oleh hasil produksi sekresi cairan sinus yang menyebabkan demam serta iritasi pada asap rokok. 

Gejala sinusitis biasanya seperli keluarnya cairan atau lendir dari hidung dan tenggorokan, nyeri pada wajah, sakit kepala, demam, dan kelelahan. 

Sinusitis maksila banyak dijumpai mengingat faktor drainase yang kurang baik (Karena ostium terletak didekat atap). Dan posisi ostium yang lebih rendah dibanding ostium sinus yang lain. Penyakit sinusitis juga terjadi akibat infeksi akut yang tidak diobati dan adanya faktor keradangan pada gigi. 

Patologi yang terjadi adalah degenarsi pada mukosa sinus berupa kista, polip, dan metaplasia epitel dan tidak ada hubungannya dengan tulang. 

Gejala penyakit sinusitis ini tidak jelas dan tidak banyak sehingga sering kali tidak diperhatikan penderita.Keluhan yang paling banyak dikemukakan adalah sekret pada hidng yang mukopurelen dan berbau. Penderita terkadang juga mengeluh dibagian hidung. 

Pengobatan penyakit sinusitis maksila kronik pada prinsipnya snagat sama dengan sinusitis maksila akut yaitu dengan irigasi sinus. Jika ditemukan adanya gigi yang sakit, penderita dirujuk ke dokter gigi. 

Irigasi sinus meskipun telah dilakukan berulang kali lebih dari 5 kali, belum juga sembuh. Pada keadaan demikian dipertimbangkan untuk operasi. 

Pengobatan secara tradisional Penyakit Sinusitis:
  • 10 gr jahe dijus dan dula merah, air secukupnya lalu diminum.
  • 5batang berserta akar daun bawnag putih diambil bagian putihnya saja, lalu dipotong-potong, 50 cc susu murni lalu ditim hingga daun bawang menguning. Airnya diminumkan kepada anak 2-3 kali perhari.
  • 10 gr Umbi garut, 30 gr kacang hijau, gila batu secukupnya dijadikan bubur lalu dimakan. 

Sinusitis adalah peradangan rongga hidung bagian atas. Sinusitis disebabkan oleh segala sesuatu yang menganggu atau menghambat aliran udara kedalam rongga hidung atau keluarnya mukus cairan hidung keluar dari hidungnya. Misalnya mengerasnya ingus yang keluar dari hidung, penyakit tertentu atau kurangnya kelembapan udara. Adanya hambatan dalam rongga hidung ini menyebabkan mukus hidung atau ingus. 

Penyakit sinusitis dapat diatasi dengan pemberian antibiotik oleh dokter. Pencegahan dapat dilakukan dengan menghidari faktor-faktor yang menyebabkan penyakit sinusitis. 

Sinusitis yang sudah lama, nanah tertimbun didalam rongga disekitar hidung. Bau busuk dari nanah yang tertimbun disana yang akan menyebarkan bau yang keluar dari mulut. 

Penyakit sinusitis umumnya menyerang rongga dahi yang terletak diatas kedua mata dan rongga rahang atas terletak dibawah hidung. 

Keberadaan sinus-sinus dilapisi oleh selaput yang menghasilkan lendir yaitu suatu bagian yang melindungi alat pernapasan agar tidak kekeringan dan teriritasi. Selaput lendir juga berfungsi menyerang debu yang dihisap oleh hidung. 

Jika konsisi tubuh sedang prima, lendir sinus akan mengalir keluar-mauk dengan leluasa, tanpa hambatan.Sumbatan terjadi ketika sedang flu atau alergi. Pada lendir-lendirb yang mampet inilah bakteri dan kuman-kuman berkumpul. Jika dibiarkan berlarut-larut menyebabkan infeksi dengan gejala seperti pusing, demam, nyeri wajah, bau busk ingus yang mengalir ke kerongkongan dan lain-lain.

Penyakit Sinusitis

Sinusitus yang serius, seorang yang sakit mengalami sakit kepala biasa dan demam, dengan kesakitan bertempat pada sinus yang dipenagruhi.Kesakitan diburukkan lagi oleh pergerakan sentakan atau tiba-tiba dan dengan membongkokkan badan. Sinus yang dipengaruhi mungkin sensitif dan ada kalanya berlaku sedikit bengkalan pada kelopak mata. Sinusitus biasanya dirawat dengan menggunakan antibiotik dan dekongestan.



Sinusitus adalah gejala penyakit peradangan yang terajdi dibagian rongga sinus tepatnya sinus maxilaris dan sinus frontalis.Sinus maxilaris terdapat dibagian belakang hidung, tepatnya diantara pipi dan pangkal hidung. Sementara itu sinus frontalis terletak di rongga belekang pangkal hidung bagian atas yang terletak berdekatan dengan dahi. Penyakit sinus terjadi akibat alergi atau rinitis yang tidak segera diobati. Penderita sinusisuts menunjukkan gejala-gejal asebagai berikut :
  • Hidung terasa tersumbat
  • Ingus berlebihan terutama saat terkena serangan alergen penyebab akergi
  • Mata pedih dan berair
  • Sering bersin
  • Jika dilakukan rontgen terlihat ada nanah di rongga sinusnya.
Bagaimana Cara membuat ramuan untuk penyakit sinusitus
Untuk mengatasi  terjadinya penyakit sinusitus dapat digunakan dua resep tradisional sebagai berikut: 

Ramuan I
  1. Bahan-bahan : 5 batang serai, 3 buah jeruk nipis yang sudah tua, 7 lembar daun sirih, 17 biji cengkih dan 2 jari jahe. 
  2.  Cara membuat : Jahe dan serai dicuvi lalau dimemarkan.Kulit jeruk dikupas lalau dibelah menjadi empat bagian.Semua bahan tersebut direbus secara bersama dengan enam gelas air hingga airnya tersisa tiga gelas. 
  3.  Cara memakai: Ramuan ini dapat diminum 3 kali sehari setelah makan.Dosisnya setengah gelas sekali minum. Penderita sinusitus dianjurkan untuk tidak mengonsumsi makanan penyebab alergi seperti kepiting, udang dan tongkol. Selain itu juga sebaiknya menghindari minuman yang dingin atau es dan berlama-lama berada di tempat yang berudara dingin.Jika berada diruanagan yang berAC sebaiknya menggunakan jaket. 

Ramuan II
  1. Bahan-Bahan : 20 puluh gram kapulaga, 30 gram pegagan, 15 gram adas, 30 gram serai, 30 gram sambilito dan air 4 gelas.
  2. Cara membuat : Cuci semua bahan, Lalu dirajang dan direbus hingga iar rebusan hanya tersisa dua gelas.Kemudian disaring dan digunakan.
  3. Cara memakai: Minum dua kali sehari, pagi dan sore hare setelah makan.
Ramuan III
  1. Bahan-Bahan: 10 gram jahe, 5 siung bawang putih, 60 gram lokio
  2. Cara membuat: Semua bahan dicuci lalu direbus dengan 600 ml air hingga tersisa sekitar 300 ml.Setelah hangat air rebusannya disaring.
  3. Cara memakai: Airnya diminum selagi masih hangat secara teratur dua kali setiap hari.
Bahan-Bahan IV
  1. Bahan-bahan: 2 sendok makan jahe, 40 gram paprika, 40 gram susu kedelai, 2 sendok makan air jeruk nipis dan 80 ml air.
  2. Cara membuat :  Campur semua bahan-bahan lalu dihaluskan menggunakan blender atau ditumbuk.
  3. Cara memakai: Minum setiap pagi hari sebelum makan pagi.
Terapi
Prinsip pengobatan sinusitus maksila adalah mengeluarkan cairan yang ada dalam kavun sinus yaitu dengan cara irigasi. Irigasi dilakukan di meatus interior dengan menggunakan alat disebut troicart.Terapi diatermi dilakukan apabila kelainan masih berupa udem mukosa.

Obat antibiotik untuk mengobati penyakit sinusitus tersebut haruslah bisa menyingkirkan kelima jenis bakteri tersebut.Ketika telah diberikan antibiotik namun dalam lima hari tidak ada tanda-tanda sembuh maka penderita sinusitus bisa diberikan amoxilin plus asam klavulanat.